apa tugas gerakan mahasiswa bernama KAMMI?

Logo BOgor kotaDinamika politik Bogor semakin lama akan mencapai puncaknya hingga 2014. Berpaling sejenak dari isu permasalahan nasional, KAMMI Bogor yang telah memiliki walikota terpilih bersiap mengawal segala tawaran konsep perbaikan kota Bogor.

Masalah yang sedang santer terlontar di Bogor adalah liarnya perizinan bangunan. Kita mengetahui Amaroossa yang merusak pemandangan tugu kujang, makin maraknya mall, dan yang terakhir adalah sengketa terkait “optimalisasi” terminal Baranang Siang. Sebagai aktivis gerakan, tuntutan gerakan membimbing kita menolak segala bentuk kebijakan pemkot Bogor yang melanggar tata ruang yang melanggar perda (sesuai rencana tata ruang kota Bogor 2031).

Sebagian besar dari kita sebagai kader KAMMI mungkin saja prihatin dan ingin bergerak jika mengetahui hal tersebut di atas. Namun, menyikapi permasalahan di atas, seringkali eksekusi isu cenderung hanya dimiliki (atau diminati) kaum elit pengurus KAMMI. Beberapa diantaranya karena adanya ketabuan gerakan dalam menafsirkan “transaksi gerakan” yang bersifat pragmatis, ataupun pertimbangan efiensi waktu eksekusi. Akibat hal ini, maka seringkali –sekali lagi, eksekusi hanya dimiliki kaum elit pengurus. Hal ini dapat menimbulkan gap atau jurang pemisah pencerdasan mengenai “bagaimana” gerakan dijalankan.

Maka kemudian, tugas gerakan KAMMI bukan sekedar sukses melakukan eksekusi gerakan dan tepat sasaran isu yang telah menjadi target utama. Membuat kader secara merata mengetahui bagaimana gerakan dijalankan, menggerakkan kader untuk turut bersama melakukan eksekusi persiapan dari pelaksanaan isu, termasuk mencari bahan (bisa berupa silaturahmi atau audiensi dengan orang atau kelompok kepentingan) adalah tugas wajib KAMMI sebagai pengejawantahan pengkaderan. Hal ini dengan catatan, harus ada tranparasi hasil apa saja yang diperoleh dalam silaturahmi/audiensi berupa pemberitahuan kepada kepala departemen terkait atau ketua umum sehingga dapat diketahui oleh semua kader –terkecuali hal-hal yang memang pada dasarnya boleh diketahui kader dengan kualifikasi tertentu.

Kader KAMMI harus dekat dengan semua pemangku kepentingan di Bogor, sehingga “jaringan politik” KAMMI tidak hanya dimiliki oleh elit pengurus saja karena dapat berpotensi adanya manuver personal. Semoga tidak terjadi.

Kepala Departemen Kebijakan Publik PD KAMMI Bogor 2013-2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s