2015: Apa yang bisa kita kerjasamakan di masa depan?

Theranos Lab

Theranos Lab

Ada sebuah kisah yang inspiratif dari seorang wanita muda dan cantik bernama Elizabeth Holmes. Ia merupakan Triliuner wanita paling muda di dunia saat ini setelah memutuskan keluar dari kampusnya Stanford University pada semester 3 (pada umur 19 tahun). Masuk dalam daftar orang terkaya nomor 111 di dunia dalam umurnya yang baru 30 tahun. Adalah perusahaan lab uji darah bernama Theranos yang mengantarkan dirinya seperti sekarang ini. Tujuan awalnya sangat mulia: ia ingin mempersingkat waktu pengujian darah dari pasien dari beberapa hari menjadi beberapa jam saja, dan yang biasanya mengambil darah dengan syringe (jarum suntik) yang membuat ngeri sebagian orang digantikan dengan satu kali jentikan yang hanya butuh 1-2 tetes darah saja untuk mengetahui hasil.

Seharusnya kita juga mampu. Bukan untuk menjadi Elizabeth Holmes selanjutnya, namun melampauinya. Satu-satunya jalan adalah membangun kerjasama di antara kita. Ya, kita harus merencanakan kerjasama untuk masa depan kita.

Masing-masing diantara kita telah memilih kegiatan atau pekerjaan yang berbeda, namun ada hal-hal yang membuat jalan hidup kita sama. Yang bekerja di laboratorium bagian Quality Control tentunya mendapatkan banyak pembelajaran mengenai teknik uji terkini dan lebih efisien dari yang pernah dipelajari sewaktu di kampus. Begitu pun bagian Quality Assurance, bagian Aplikasi, bagian operator alat, teknisi instrument, bahkan di bidang sales marketing.

Terkadang kita merasa nyaman dengan kondisi sekarang, yakni dengan pekerjaan yang kita jalani sekarang. Kesetiaan pada profesi, atau loyalitas perusahaan adalah penting. Hal lain yang juga lebih penting adalah kita juga bisa memberdayakan talenta-talenta masa depan: adik-adik kita yang juga akan menjalani profesi seperti kita sekarang. Sekali lagi, kita harus membuat kerjasama di masa depan: bisa jadi sebuah laboratorium uji, bisa jadi sebuah lembaga pelatihan kompetensi, bisa jadi sebuah lembaga sertifikasi, atau malahan sebuah industry.

Kilasan-kilasan berita yang terpampang dalam media massa baik Kompas, Tempo, Bisnis, DW DE dan lainnya menunjukkan potensi hilirisasi industry sangatlah besar, dan ini belum termasuk inovasi pengolahan dan inovasi produk akhir yang bisa dibuat. Ini potensi besar.

Selentingan-selentingan wacana mungkin saja pernah kita dengar, atau kita tahu di media social, bahkan terkadang dalam hati sendiri. Meski kini baru wacana, namun apabila kita bangun upaya terus menerus, maka wacana akan menjadi kerja nyata.

Saat ini saya sedang focus belajar selling dan marketing instrument berikut aplikasi beberapa instrument analisis: Thermal Analyzer (TG-DTA, DSC, TMA, TG-DTA-GC-MS/PIMS), Raman, Particle Size Analyzer, XRF dan XRD. Di lain hal juga belajar perdagangan internasional (ekspor, impor dan kelengkapannya). Bagaimana denganmu kawan?

Maka, kapan kita akan memulainya?

Puji Syukur pada Allah yang telah memberikan segala nikmat tak terhitung pada kita. Semoga kita selalu dapat bersyukur dengan mengoptimalkan nikmat yang telah diberikan oleh-Nya.

Di sela-sela meeting awal tahun, Cisarua, 12 Januari 2015

Arynazzakka

Salam Analis, Salam Kerjasama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s