Kemenangan ide

kemenangan ide

Kemenangan, lazim dalam sebuah kompetisi. Ia juga tidak asing kita kenal dengan fastabiqul khoirot –berlomba dalam kebaikan.

Ada kemenangan, ada kekalahan. Kalah, suatu hal yang menyakitkan? Mungkin iya bagi sebagian orang. Menang mutlak dan kalah mutlak, hanya tepat berada dalam arena battle, pertarungan. Tapi tidak untuk war, pertempuran.

Battle (pertarungan) hanya satu lawan satu layaknya gulat. Tetapi war (pertempuran) melibatkan banyak orang, melibatkan pasukan. Dan di organisasi kita sekarang, kita bukan sedang melakoni battle, namun kita sedang dalam kondisi war.

Maka, pergantian kepengurusan baru bukan sekedar masalah terpilihnya ketua baru dan juga kesiapan anggota untuk dipimpin oleh ketua yang baru. Mengacu pada kondisi war, kondisi pertempuran tersebut di atas, hakikat kepengurusan baru (yang akan dijalankan) dimulai dengan adanya ‘pertempuran’ ide dari setiap kelompok kepentingan, adanya ‘pertempuran’ ide dari setiap anggota organisasi.

Adalah mustahil berbicara tentang kepengurusan baru –bahkan pembaharuan gerakan- apabila yang dipakai adalah ide-ide lama tanpa adanya pengembangan. Dan, siapa lagi yang mencetuskan ide-ide baru tersebut kalau tidak anggota organisasinya sendiri?

Ya, kita: saya, kamu, dan semua yang masih menjadi bagian dari anggota organisasi harus berpikir dan melontarkan ide-ide kita. Kita harus jujur terhadap organisasi. Dan menurut hemat saya, salah satu tanda kita jujur terhadap organisasi adalah kemauan kita untuk melontarkan ide-ide kita demi kebaikan dan kemajuan organisasi ke depan.

Dalam skala daerah, kita memerlukan platform ekonomi daerah, platform kemuslimahan daerah, platform latihan kader daerah, platform pengelolaan asset organisasi, platform keuangan organisasi, platform komando pasukan daerah, platform social daerah, dan berbagai platform kebijakan public yang meliputi pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Tiap partisi yang disebut di atas perlu menjadi pembahasan kader sebagai anggota organisasi yang akan turut serta dalam berhasil atau tidaknya pencapaian organisasi ke depan. Jangan kita tunggu terselenggaranya musyawarah baru berembug hal di atas yang nyata-nyata waktu yang ada singkat sementara kepala yang berpikir begitu banyak: tidak efektif.

Bagi saya, kemenangan pertempuran ini bukan masalah terpilihnya seseorang yang dianggap layak memimpin disertai dengan banyaknya pendukung. Kemenangan sesungguhnya dari kompetisi ini, dari war ini, adalah kemenangan ide dari tiap-tiap anggota yang terlibat dalam ide-ide pembaruan organisasi yang akan dijalankan dalam kepengurusan ke depan.

Maka, apa idemu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s